Bikin Perubahan yukz!!!!!

“perubahan bisa dilakukan oleh siapapun”

Mendirikan PTN di Samosir , Langkah tepat pencerdasan Bangsa

Pendidikan adalah proses penurunan nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat, dengan nilai-nilai yang ada maka suatu masyarakat diharapkan mampu survive dalam lingkungannya. Pendidikan mampu memberikan proses berpikir yang akan membangun suatu masyarakat, pendidikan mampu membawa kepada suatu masyarakat madani. Bukan hanya dalam ligkunga kecil tetap juga dalam lingkungan yang lebih besar.

Kedatangan kami di UT Batam untuk memenuhi  Undangan dari pihak UT Batam dalam acara “ Brainstorming Rencana Pendirian Perguruan Tinggi Negeri di Pualu Samosir Kerja Sama Antara : UPBJJ Batam-UT Batam  Dengan Pemerintah Kabupaten Samosir”.  Acara yang diadakan tanggal 17 Juli 2009 ini di hadiri dari berbagai pihak seperti Pemkab Samosir oleh Bapak Bupati beserta jajarannya, Pimpinan Universitas Batam beserta jajarannya dan dihadiri oleh tiga perwakilan mahasiswa asal samosir yang sedang kuliah di pulau jawa. Sebenaranya masih banyak lagi undangan, akan tetapi tidak dapat hadir karena berbagai alasan.

Secara pribadi kita mengenal yang mengundang adalah bapak pakken pandiangan, petingggi UT Batam. Perkenalan dimulai beberapa lalu ketika bapak ini membantu program samosirberubah dalam pelaksanaan try out April 2009.

Kami tiba di batam pukul sekitar 20.00 terlambat 2 jam dari yang dijadwalkan, karena pesawat yang kami tumpangi mengalami delay selama 2 jam. Di batam dijemput pak sembiring di bandara, dalam perjalanan pak sembiring melakukan komunikasi dengan bu Dina untuk menentukan tempat pertemuan. Akhirnya kami bertemu di rumah makan padang.

Dalam acara makan malam ini bergabung juga dengan Pemkab samosir, ada juga Kepala Dinas Pendidikan Kab Samosir.  Acara makan malam ini dimulai dari perkenalan singkat sampai membahas berbagai hal termasuk juga keberadaan rumah makan padang. Pepatah mengatakan “diamana tanah dipijak disitu langit dijunjung”, sudah diganti menjadi “dimana tanah dipijak disitu ruah makan padang didirikan”. Hal ini bukan untuk mendiskreditkan orang-orang padang, akan tetapi kita melihat bahwa kemampuan orang padang utnuk survive dimana-mana dengan identitas rumah maknnnya. Tentu hal ini membawa manfaat yang sangat baik kepada orang padang. Terbesit juga pemikiran kalau dari samosir apa ya ?

Setelah makan dilanjutkan ke harbor bay, ketemu bapak Paken pandiagan dan bupati samosoir, Mangindar simbolon. Di sana juga ada Hetderita sitanggang, sahabat samosirberubah dari UGM Jogjakarta.

Banyak hal yang diperbincangkan. Mulai dari perkenalan singkat,  mulai dari musim mangga yang sdah usai di kabupaten samosir sampai membahas topik apakah mungkin mendirikan Perguruan Tinggi negeri di kabupaten samosir,kendala apa saja yang kita hadapi, dan keuntungan apa kira-kira yang didapatkan daerah samosir dengan hadirnya sebuah universitas di samosir.

Pembicaraan hampir memanas dengan berbagai pemikiran yang dikemukakan. Perbedaan pendapat yang kontruktif malam itu membuat suasana menjadi hangat, seolah-olah kami yang berkumpul di tepi laut itu sudah saling kenal sejak lama.  Kira-kira apakah kita mampu untuk menghadirkan PTN negeri di samosir ? inilah topik yang paling hangat malam itu. Malam ini pembicaran ditutup dengan pesimisnya niat mendirikan universitas di samosir, karena kendala yag sangat besar. Tapi bapak Paken Pandiangan member jawab terakhir “kita lihat saja besok, saya akan sampaikan bagaimana model yang cocok untuk dikembangkan disamosir”.  Perbincangan ini diakhiri karena sudah larut malam. Mengingat mulai hadir di Batam kami belum istirahat, perjalanan selanjutnya kearah penginapan di wisma Univ Terbuka Batam dan mempersiapkan diri buat acara puncak besok tanggal 17 juli 2009.

Hari yang ditungu-tunggu yaitu jumat 17  juni 2009

Pertemuan dimulai jam 8.30 di Ruang Teleconfrence Universitas Terbuka Batam. Acara awal dimulai dari doa pembuka dan selanjutnya adalah menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Pemaparan pertama oleh bapak paken pandiangan, petinggi Universitas Terbuka Batam memberikan penjelasan tetang apaitu UT Batam. Bagaimana Cara kerjanya, satu al yang menarik adalah julah mahasiswa yang yang ada di UT batam berjumlah 11000 orang, dengan jumlah pegawai kurang lebih 15 Orang PNS.

Bagaimana mungkin sebuah universitas bisa berjalan hanya dengan 15 orang pengurus  PNS? ternyata memang sisten pengajaran di universitas terbuka sangat berbeda dengan universitas yang lain, atau kita sebut saja cara konvensional seperti ITB, UGM, IPB, USU dll.

Di universitas terbuka belajar dapat dilakukan jarak jauh, dengan menggunakan media. Media yang paling banyak digunakan adalah Internet dan Buku, dengan internet dharapkan mahasiswa dapat belajar dimanapun dan kapanpun.

Bersambung ..

acra di UT batamDari kiri kanan : Raja Sondang Simarmata, Mangindar Simblon (Bupati Kab Samosir), Pakken Pandiangan (Kepala UPBJJ Univ Terbuka batam), Maris Sitangagang (Mahasisi UGM), Budimantua Simarmata (Mahasiswa IPB)

acara di UT abatam dan PemkabDari kiri ke kanan : Kabag pendidikan Menegah, Kabag Humas pak Malau, Kadisidik J Sagala, Pdt Silalahi, Bupati Samosir (Mangindar Simbolon), Pimpinan Univ Terbuka Batam (Paken Pandiangan), Pengurus UT Batam, Mahasiswa ITB (Raja Simarmata), Mahasiswi UGM (Maris Sitanggang), Mahasiswa IPB (Budimantua Simaarmata), Ka TU Univ Terbuka Batam(Bu DIna)

July 18, 2009 Posted by samosirberubah | Uncategorized | | No Comments Yet

TRY OUT SE KABUPATEN SAMOSIR

Yang terpenting bukanlah “apa yang kita ketahui” melainkan “bagaimana kita mengetahuinya”

Aristotle

TRY OUT UAN SNMPTN KABUPATEN SAMOSIR

Latar Belakang

Pendidikan adalah sebuah proses untuk mengembangkan pengetahuan, keahlian dan karakter dari individu baik secara ide maupun eksperimen. Tugas utama dari pendidikan tersebut ialah menanamkan keinginan belajar dan memberikan fasilitas untuk belajar, sehingga keadaan ini akan menghasilkan individu yang akan selalu belajar, dan bukan individu yang tidak belajar lagi setelah individu tersebut menyelesaikan proses pendidikan.

Setiap tahun, masyarakat baik siswa, guru, pemerintah, berhak untuk berevaluasi atas pendidikan di Negara kita, sudahkah mencapai taraf memajukan negara di ranah positif ataukah masih jalan di tempat. Kita boleh melihat pengalaman negara Amerika Serikat yang meninjau kembali seluruh kurikulum sekolah dari sekolah dasar hingga sekolah perguruan tinggi, meninjau kualitas guru, meninjau mata pelajaran, meninjau proses seleksi siswa, meninjau sistem evaluasi pembelajaran. Semua dilakukan oleh AS ketika Unisoviet berhasil meluncurkan satelit Spotnic, 4 oktober 1957.

Sebuah tamparan yang sangat keras bagi AS di saat perang dingin terjadi. Amerika berani mengambil revolusi dengan risiko yang sangat tinggi. Namun, usaha yang berisiko ini membuakan hasil yang luar biasa, Amerika Serikat berhasil meluncurkan manusia pertama yang menginjak bulan dengan satelitnya pada 14 juli 1969. Tidak jauh beda dengan negara Jepang pascaledakan bom atom di dua kota di tahun 1945. Negara yang kalah perang ini mengambil risiko dengan membangun kembali pendidikan dan ekonominya. Alhasil, Jepang menjadi negara dengan pendidikan yang maju dan ekonomi yang dapat mempengaruhi ekonomi dunia saat ini.

Kita bisa lihat dua negara yang berpikir positif. Pemerintah, siswa, dan guru yang bekerja bersama untuk kemajuan bangsa akhirnya dapat tercapai. Bagaimana dengan negara kita yang merdeka di tahun 1945? Namun, hingga detik ini tingkat kemiskinan, pengangguran, dan buta aksara masih ada. Menjadi perhatian besar, apakah kita berani mengambil risiko seperti dua negara tadi untuk memprioritaskan pendidikan dan ekonomi negara Indonesia. Civitas akademika perlu untuk kembali menggelorakan semangat diri dalam pendidikan kita. Pemerintah memerlukan keberanian dalam menyikapi pendidikan saat ini/ Program internet masuk sekolah dan desa-desa bukan hal yang seluruhnya positif, itu belum merupakan parameter keberhasilan pendidikan kita.

“Perubahan yang besar dimulai dari perubahan kecil”

Samosir adalah kabupaten tertinggal (1) di sumatera utara, maka dengan ini kami berusaha berpikir positif terhadap pendidikan dengan cara pelaksaan kegiatan try out SMA/SMK sekabupaten samosir. Besar harapan kami dengan adanya kegiatan ini menggugah semangat orang-orang terutama siswa/I di kabupaten samosir untuk berusaha mendapatkan pendidikan yang lebih layak. Dan juga mereka akan lebih siap nantinya untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.

Kegiatan try out ini sudah pernah dilaksanakan sebelumnya dalam skala yang lebih kecil dan memberikan dampak yang positif kepada para siswa dan guru. Mereka juga berharap kegiatan kemarin mempunyai kelanjutan.

01. Kepala Bappeda Sumut Drs RE Nainggolan “terdapat 6 kabupaten yang ditetapkan sebagai kabupaten tertinggal di Sumut dalam RPJM ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah )” Masing-masing Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias, Nias Selatan, Dairi, Pakpak Bharat dan Samosir.

Setelah melihat hasil try out yang diadakan pada tanggal 26 April 2008 di kabupaten samosir oleh mahasiswa asal samosir bekerjasama dengan ISH-tiangbendera ITB(2), kami mau menindak lanjuti kegiatan tersebut dengan melakukan kegiatan yang lebih dari tahun sebelumnya. Kami optimis bahwa dengan proses yang akan kita lakukan bersama, mereka bisa melakukan evaluasi sejauh mana kemapuan dan pemahaman mereka. Dapat juga digunakan sebagai gambaran hasil yang akan mereka peroleh pada ujian masuk ke universitas yang mereka cita-citakan nantinya.

Hal ini dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang setelah melihat pendapat siswa-siswa samosir dan hasil ujiannya.

Tujuan

Dengan landasan pemikiran diatas, maka diambil beberapa poin penting yang akan berusaha diwujudkan yakni :

a. Mempersiapkan siswa/i SMA Kabupaten Samosir untuk menghadapi UAN dan SPMB 2009.

b. Pengejawantahan kepedulian terhadap Samosir

c. Memberikan wadah pelaksanaan bagi orang-orang yang peduli masalah social dan pendidikan

d. Membangun kesadaran peduli pendidikan terutama bagi kabupaten samosir

e. Memperkenalkan Propil Perguruan Tinggi melalui media buletin

(2) ISH-tiangbendera ITB (Institut Sosial Humaniora “Tiang Bendera” ITB) merupakan wadah kegiatan kemahasiswaan yang berada dalam lingkup Civitas Akademika Institut Teknologi Bandung. Selalu membahas masalah-masalah social seperti budaya, pendidikan dan juga maslah seni dan teknologi.

Kegiatan

Untuk mencapai tujuan diatas, maka akan diadakan serangkaian kegiatan yakni :

I. sosialisasi ide

Tujuan :

a. Menyebarkan dan mempertajam ide tentang perlunya try out di kabupaten samosir.

b. Terbentuk jaringan organisasi yang peduli terhadap samosir baik yang berada di Sumatera Utara maupun diluar Sumatera Utara

c. Terbentuk panitia pelaksana lokal yang akan mempersiapkan pelaksanaan Try Out di semua SMA/SMK di Kabupaten Samosir

Waktu : tanggal 1-20 Februari 2009

Metode : diskusi ringan dan saling berkomunikasi lewat sms, blog, facebook, friendster, email, dan yahoogroup
II. Mencari dana operasional dan pematangan rencana kegiatan
Tujuan :
a. Mendapatkan dana untuk keberlangsungan acara ini
b. Mencari orang-orang yang masih peduli terhadap Pendidikan Samosir
Waktu : tanggal 1 maret – 20 Maret 2009

III. Melaksanakan Try Out di kabupaten Samosir
Tujuan :
a. Melatih siswa-siswi Samosir menjawab soal-soal UN dan SPMB 2009
b. Memberitahukan ide dan strategi dalam menghadapi UN dan SPMB 2009
c. Sebagai feedback bagi siswa-siswi Samosir dalam mengambil keputusan memilih jurusan/universitas.
Waktu : 21 maret
Peserta : Siswa-siswi SMA se-Kab Samosir.

IV. Hasil dan Analisis
Tujuan :
a. Mengetahui hasil dari try out
b. Mengetahui perbandingan kemampuan antar siswa di Samosir dan mahasiswa ITB
c. Waktu : 27 maret

Time line kerja try out SMA/SMK se kab Samosir

no

kegiatan

waktu/jadwal pelaksanaan

february

maret

I

II

III

IV

I

II

III

IV

1

penyebarluasan ide

2

fix proposal

3

pencarian dana

4

keperluan

soal dan jawaban

pengaturan teknis

fix lokasi

6

cetak soal

cetak jawaban

cetak LJK

7

pelaksanaan hari H

8

pemeriksaan

9

evaluasi

10

publik hasil akhir di setiap sekolah



Kepanitiaan

Kepanitiaan awal dari kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa orang anak muda yang merasa peduli dengan pendidikan di kampung halaman. Kami merupakan sebuah komunitas biasa komunitas samosir berubah yang bekerjasama dengan unit kegiatan di kampus ITB, Institut Sosial Humaniora-tiang bendera ITB, juga dengan organisasi alumni sekolah yaitu ALBUMPANG dan juga ALBUM MEDAN.

ALBUMPANG adalah Organisai Alumni SLTP Budi Mulia Pangururan

Album Medan adalah singkatan dari Alumni SMA Budi Mulia. Organisasi ini untuk segenap alumni SMA Budi Mulia P.Siantar yang ada di Medan.

Susunan Kepanitian Sebagai Berikut

Pelindung : Tuhan Yang Maha Esa

Penanggung Jawab : Raja Sondang Simarmata

Anggota yang tergabung dalam kegiatan ini :

1.) Divisi Pembuat soal dan pembahasan

a) IPA

· Peri Turnip ( Matematika ITB)

· Raja Simarmata ( Tehnik Pertambangan ITB)

· Risman Simanjorang (Teknik Sipil ITB)

· Rapella Theodore Surbakti (Teknik Industri ITB)

· Guntur Purba (Teknik Elektro ITB)

· Hendra Andreas ( Matematika ITB )

· Ariondoro Simbolon ( Teknik Informatika Unikom )

· Lina ( Biologi Unimed )

· Vince Rajagukguk (Teknik Pertambangan ITB)

· Dwi Friska Naibaho (FTSL ITB)

· Emra Manik (Biologi Unimed)

b) IPS

· Nova Simbolon ( Sejarah UPI )

· Roy Ganda Sagala ( Hukum STHB )

· Darman Turnip ( Hukum UGM )

· Boyke Siringoringo (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Jogjakarta)

· Grace (Hukum Unpad)

· Erhayanti (Fisika UPI)

· Samuel Nababan

· Chandra K Simankorang (Ekonomi UNPAD)

· Nova Simanjorang (ilmu pemerintahan Unpad)


2.) Divisi Dana Usaha ( Danus )

ü Simon Silalahi

ü Muncul Saragi

ü Putra Siregar

ü Anita

ü Franto Sinaga

ü Josevina Silalahi

ü Hendro Maulana Sugandi

ü Subandi Sihotang

ü Candra Sitanggang

ü Nony Munthe


3.) Divisi Pubikas

ü Manganju Luhut Tambunan

ü Roy Ganda Sagala

ü Elisa Sirait

ü Fera Silalahi

ü Adi Gunawan Purba

ü Febrina Sri Boco


4.) Dokumentasi

ü Nita Riany

ü Raja Simarmata

ü Peri Turnip

ü Risman Simanjorang

ü Helmina Sipayung

ü Nita Riany


5.) Tim Pelaksana di Medan dan Samosir :

ü Irma Sihotang

ü Asiroha Siboro

ü Candra Damanik

ü Fitri L Manik

ü Asiroha Siboro

ü Ika Simbolon

ü Kartini Sinaga

ü Kristina Lumbantobing

ü Lina Naibaho

ü Martogi Sipakkar

ü Astri Sinurat

ü Prima Lumbangaol

ü Rayon

ü Boy Handy Sihombing

ü Daniel Turnip

ü Togi Simbolon

ü Florian Manurung

ü Isnawati Nadeak

ü Amrin Manik

ü Pagar Sinaga

ü Emra Manik

ü Lina

ü Helmina Sipayung

ü Elbiando Roberto

ü Archiman Simbolon

ü Agustina Manurung

ü Elvis Christison

ü Noverto Sitohang

ü Antoni


6.) Kesekretariatan

ü Bogor : Budimantua Simarmata (085694055957)

ü Medan : Faria Sihotang (081375405004)

ü Bandung : Ariandoro Simbolon (081320188048)

ü Jakarta : Try jaya sipayung (081375885554 )

ü Yogyakarta : Boyke Siringo-ringo (085261290005)

Contant person

Nama

Telepon

Email

Raja Simarmata

085297757902

raja.simarmata@yahoo.co.id

Peri Turnip

081394394462

turnip_fbi@yahoo.com

Risman Simanjorang

085220581078

man_joeranx@yahoo.com

Candra Damanik

081371288739

album_medan@yahoo.co.id

Segala bantuan anda dapat di kirimkan ke
  
       No rekening      : 0107560315
Kantor cabang  : Bank BNI ITB Bandung       
Atas nama        : Peri Turnip
 
 
No rekening        : 131-00-0486869-3
Kantor cabang  : bank Mandiri Pematang Siantar
Atas nama        : Guntur Purba Siboro
 
No rekening        : 7770747893
Kantor cabang  : BCA KCU DAGO    
Atas nama        : Samuel Zulkhifly Sinaga

Besar harapan kami kegiatan ini dapat berlangsung, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi langkah awal perubahan yang kecil menjadi sebuah perubahan yang besar diranah pendidikan. Dan untuk itu kami sangat berharap dukungan ide dan material dari semua pihak.

Terima kasih


Ketua Pelaksana : Raja sondang Simarmata

Atas nama Samosir Berubah : Peri Turnip

Ketua tiang bendera ITB : Samuel Zulkfly Sinaga

Atas nama ALBUMPANG : Risman Simajorang

Atasnama ALBUM Medan :Candra Damanik


Anggaran Biaya


No

Keterangan

Jumlah

Satuan

Total

1

Proposal

20

15,000

300,000

2

kesekretariatan

Bandung

1

200,000

200,000

Medan

1

100,000

100,000

Jogakarta

1

100,000

100,000

3

Komunikasi

40

10,000

400,000

4

Pembuatan Soal

225

2,000

450,000

penggandaan soal IPA

1200 orang x 10 lembar

penggandaan soal IPS

1300 orang x 10 lembar

penggandaan jawaban IPA + buletin

1200 orang x 15 lembar

Penggandaan jawab IPS + buletin

1300 orang X 15 lembar

cover soal

2500 orang X 4 lembar

Total

72500

125

9,062,500

amplop soal dan LJK

100

500

50,000

LJK

2500

500

1,250,000

Pemeriksaan

2500

1,000

2,500,000

5

Transportasi

medan – samosir PP

2 x 40

100,000

8,000,000

jakarta – samosir2 PP

2 x 3

1,200,000

7,200,000

bandung – jakarta PP

2 x 8

100,000

1,600,000

pendistribusian soal

7

50,000

350,000

6

Konsumsi siang

40

10,000

400,000

konsumsi malam

40

10,000

400,000

konsumsi Pengawas

100

5,000

500,000

minuman + snack siswa

2500

1,500

3,750,000

7

Hadiah

juara I

2

200,000

400,000

juara II

2

150,000

300,000

juura III

2

100,000

200,000

total

Rp 37,512,500

February 28, 2009 Posted by samosirberubah | Uncategorized | | 11 Comments

masihkah akan ada danau toba ?

maridi

Danau Toba, adalaha danau terindah di dunia dengan ukuran panjang 100 km dan lebar 30 km. Danau ini terletak di pulau sumatera, ditengah danau ada sebuah pulau yang disebut pulau samosir.

Danau toba memiliki potensi yang sangat besar, bukan hanya sebagai tempat pariwisata tetapi airnya juga dimanfatkan untuk pembangkit listrik yakni PLTA Sigura-gura, ada juga yang dimanfaatkan PT Inalum.

Danau ini diperkirakan terbentuk kira-kira 73000-75000 tahun yang lalau melalui aktivitas tektonovulkanik. artinya merupakan proses dari vulkanik atau biasa disebut juga proses gunuk api dan juga pergerakan lempeng (tekton).

Sebenarnya jika ada pihak yang peduli danau ini bisa dikembangkan demi kemajuan peradaban manusia, tapi yang terjadi sekarang bukanlah hal demikian malah terjadi pencemaran yang sangat parah di danau ini. potensi yang ada dapat meliputi sebagai pusat penelitian ekologi air tawar, atau pusat ilmu kebumian, bahkan penelitian geothermalpun bisa dilakukan.

Samosir yang berada di tengah-tengah pulau samosir merupakan daerah yang sangat unik, selain terletak ditengah-tengan danau juga memiliki danau di dalam pulau tersebut. Danau yang berada di pulau samosir adalah danau sidihoni, saat ini danau ini hampir rusak total. Airnya sudah surut, bahkan tak berapa lama lagi mungkin daerah ini tak cocok lagi dengan sebutan danau melainkan hanya kubangan tempat mandinya kerbau. Entah siapa nanti yang akan bertanggung jawab akan hal ini, enatah siapa yang bertanggung jawab meningggalkan kehancuran ke generasi berikutnya. Tak adakah lagi yang mau memperbaiki keadaan samosir, sudah kemana semua putra-putri yang katanya berbakti pada bangsa. Kemana semua orang-orang pintar itu ?

Apakah mereka sudah lupa rasanya “gadong”  ?  sudah lupakah dengan “mangombak” ? sudah lupakah dengan dekke jair ? ataukah lupa dengan marlange di tao toba ?

mungkin memang ya, tak kenal lagi sang-sang, yang dikenal hanyalah Mc Donald, atau KFC atau hanamasa. Atau bahkan makanan favorit sashimi, bah ternyata memang betul-betuk lupa pada “naniura”.

Sekarang ini Danau toba sudah hampir hancur, tinggal nunggu waktu saja semuanya akan hilang. Tak ada lagi namanya samosir, tak ada lagi danau toba. Yang dipelajari generai berikutnya hanyalah sejarah, sejarah yang mengatakan bahwa dulu di daerah sumaetra ada sebuah danau yang bernama toba.

Foto-fotonya akan ada di dalam museum, akan ada di buku, akan ada terimpan dalam komputer. Dan kita tak pernah jumpa wujudnya, danau toba bukanlah warisan nenek oyang kita melainkan hanyalah titipan anak cucu kita.

Jangan tinggalkan air mata buat generasi selanjutnya, tinggalkanlah mata air yang pada nantinya memberikan kehidupan manusia.

ket :

gadong = ubi
mangombak=mencangkul
dengke jair = ikan mujahir
marlange=berenang
naniura= makan daging mentah+bumbu

beberapa foto yang akan ada di museum masa depan :


samosir-dulu

judul koleksi museum : Zaman dahulu ada Pulau ditengan danau, Pulau Samosir dan Danau Toba

sam

samosir22

yang-tertinggal-copy

February 23, 2009 Posted by samosirberubah | Uncategorized | | 9 Comments

samosir yang tak banyak berubah

beberapa waktu lalu iseng-iseng ngbrowse dengan keyword “samosir berubah”, dan tiba-tiba ketemu website yang isisinya malah kebalikan dari blog ini. sebenarnya bukan webnya seh, melainkah adalah isinya yang sangat miris. bagaimana tidak, samosir masih hanya berjalan ditempat malah kadang lebih banyak mundurnya.

apakah kita akan selalu begitu ? apakah kita hanya jalan ditempat ?

heran ya ? tapi memang begitu faktanya. kita memang masih banyak tugas, masih banyak yang harus dikerjakan untuk samosir yag lebih baik.

infonya ada di blog : http://parsamosir.wordpress.coms

samosir-tak-banyak-berubah

fakta ini memang tidak dapat dipungkiri, tapi yang penting mungkin adalah bagaimana menanggapi fakta yang ada ini. ide-ide apakah yang bisa kita lakukan untuk melakukan perubahan di kampung.

mungkin semua kita sepakat bahwa bonapasogit harus tidak miskin lagi, tidak dirusak lagi. kita harus memikirkan bagaimana caranya, mungkin kita harus memulai aktifitas yang dapat mengubah bonapasogit jadi lebih baik.

ada yang punya ide ? share disini…!!

February 20, 2009 Posted by samosirberubah | Uncategorized | | 2 Comments

Samosir Berubah


Samosir Berubah adalah sebuah wadah untuk  orang-orang yang peduli dengan samosir, didirikan atas semangat kepedulian dan kebersamaan sekaligus rasa cinta terhadap samosir. Idenya merupakan hasil obrolan dari mahasiswa asal samosir yang merantau.

Anggota maupun partisipan yang ada tidak membatasi usia, jenjang pendidikan ataupun harta benda. Yang penting tahu akan samosir dan mempunyai kepedulian. Anggota tersebar diberbagai wilayah kota dan Negara.

February 18, 2009 Posted by samosirberubah | Uncategorized | | 3 Comments